Anggota Komisi II DPRD Hadiri Konsultasi Publik KPDBU Alat Penerangan Jalan

Palangka Raya, gemakalteng.co.id – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery menghadiri kegiatan Konsultasi Publik Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU) Alat Penerangan Jalan (APJ), Senin (26/5/2026). Acara yang digelar di aula Luwansa Hotel Palangka Raya ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini.
Forum konsultasi publik tersebut menjadi sarana bagi Pemerintah Kota Palangka Raya untuk menyampaikan rencana skema kerja sama kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan, sekaligus menghimpun masukan, saran, serta tanggapan sebagai bagian dari penyempurnaan perencanaan.
Dalam sambutannya, Achmad Zaini menegaskan pentingnya partisipasi seluruh pemangku kepentingan agar skema pembiayaan pembangunan yang direncanakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat optimal bagi pembangunan daerah.
“Partisipasi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar skema pembiayaan pembangunan yang direncanakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat yang optimal bagi pembangunan Kota Palangka Raya,” ujarnya.
Menurutnya, Palangka Raya juga memiliki karakteristik pembangunan yang khas dengan konsep “tiga wajah pembangunan”, yakni wajah kota, wajah desa, dan wajah hutan.
Karakteristik tersebut lanjutnya, menghadirkan tantangan tersendiri dalam penyediaan infrastruktur pelayanan dasar yang merata dan berkelanjutan. Termasuk penyediaan alat penerangan jalan yang menjadi kebutuhan penting dalam mendukung keselamatan lalu lintas, keamanan lingkungan, aktivitas sosial masyarakat, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.
Dikatakannya, ruang lingkup skema KPBU yang sedang dipersiapkan meliputi pembangunan dan pemasangan APJ baru pada ruas jalan yang belum terlayani secara optimal, modernisasi lampu penerangan jalan menggunakan teknologi LED hemat energi, serta pelaksanaan program meterisasi APJ.
“Program meterisasi APJ ini penting untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik sekaligus memperbaiki kualitas pengelolaan aset daerah,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo menyampaikan bahwa kebutuhan penerangan jalan di Kota Palangka Raya semakin meningkat seiring luas wilayah kota dan pertumbuhan jumlah penduduk sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.
Karena itu, pemerintah daerah saat ini terus menyelesaikan berbagai tahapan persiapan proyek mulai dari studi pendahuluan, capacity building bersama kementerian terkait, hingga konsultasi publik.
“Kami sudah menyelesaikan studi pendahuluan dan melakukan capacity building bersama Kementerian Keuangan, Bappenas, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, dan Kemendagri,” ungkapnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Palangka Raya juga tengah menyiapkan regulasi khusus untuk mendukung pelaksanaan kerja sama tersebut.
Pembahasan rancangan peraturan daerah terkait KPDBU APJ saat ini disebut telah dikoordinasikan bersama Bagian Hukum dan nantinya akan disampaikan kepada DPRD Kota Palangka Raya.
Hadi berharap dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, OPD terkait, hingga masyarakat dapat mempercepat pemenuhan seluruh persyaratan proyek.
“Dukungan semua pihak sangat penting untuk mempercepat pemenuhan syarat yang diminta pemerintah pusat agar program ini bisa segera direalisasikan,” tuturnya. (AS/foto : Ist)




