Studi S-2 di Prodi PLS UPR Ditempuh Heru Dalam Waktu 1 Tahun 7 Bulan

Studi S-2 di Prodi PLS UPR Ditempuh Heru Dalam Waktu 1 Tahun 7 Bulan

Palangka Raya, gemakalteng.co.id Universitas Palangka Raya (UPR) kembali menyelenggarakan Wisuda Ke-34 periode April 2022 bagi mahasiswa yang telah menempuh studi pada program Sarjana (S-1) maupun Pascasarjana (S-2 dan S-3).

Jumlah mahasiswa yang mengikuti Wisuda periode April 2022 ini total sekitar 833 terdiri dari Sarjana dan Pascasarjana, dilakukan di komplek Gedung Pusat Pengembangan Iptek dan Inovasi Gambut (PPIIG) Universitas Palangka Raya. Dihadiri Rektor UPR/Ketua Senat dan seluruh Anggota Senat UPR serta para peserta Wisuda.

Dari sekian banyak mahasiswa yang turut di Wisuda, terdapat tokoh pemuda Kalimantan Tengah, H. Heru Hidayat.
Heru tercatat sebagai mahasiswa pada Program Magister Pendidikan Luar Sekolah, Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya sejak tahun 2020.

Studi S-2 di Prodi PLS UPR Ditempuh Heru Dalam Waktu 1 Tahun 7 Bulan

Heru menempuh studi selama 1 tahun 7 bulan, setelah menyelesaikan berbagai proses perkuliahan hingga ujian tesis tertutup dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.0 dan memperoleh predikat kelulusan Cumlaude/Dengan Pujian. Sebelum menempuh ujian tesis tertutup Heru telah mempublis karya ilmiah pada prosiding Internasional dan jurnal serta melakukan uji plagiasi sebagai syarat untuk memenuhi ujian tesis tertutup.

Program Studi Pendidikan Luar Sekolah sejak awal tahun 2021 telah mendapatkan akreditasi “Baik Sekali” dari BAN-PT. Karenanya Program Studi Pendidikan Luar Sekolah mampu kembali menggelar Ujian
Tertutup kepada mahasiswa Program Magister (S-2) PLS angkatan tahun 2020, atas nama Heru Hidayat dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 204030104001, yang dilakukan melalui virtual zoom meeting, Rabu (9/2/2022) lalu.

Ujian Tertutup dilaksanakan secara online dipandu langsung oleh Prof. Dr. Ir. H. Saputera, M.Si selaku moderator dan juga Pembimbing I. Adapun Judul Tesis yang dipertahankan oleh mahasiswa Heru Hidayat ini berjudul “Analisis Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengendalian Covid-19 Melalui WhatsApp di Kota Palangka Raya”.

Sedangkan, untuk Pembimbing II yaitu Dr. Kusnida Indrajaya, M.Si, dan Tim Penguji Dr. H. Saiffullah Darlan, M.Pd, Dr. Wahidin, M.Pd, Dr. H. Suparman, M.Pd yang telah banyak membantu penyelesaian tugas akhirnya.

Secara khusus tesis tersebut telah diserahkan kepada Walikota Palangka Raya, untuk menjadi masukan dan rekomendasi sehingga bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Kota Palangka Raya ungkap Heru kepada awak media.

Studi S-2 di Prodi PLS UPR Ditempuh Heru Dalam Waktu 1 Tahun 7 Bulan

Sebagai mahasiswa PLS UPR, selain aktif dalam perkuliahan Heru sering menjadi narasumber diberbagai kegiatan dan juga media massa baik Radio, Televisi maupun media online dengan memberikan pandangan dan pendapatnya tentang sosial kemasyarakatan. Heru juga aktif menulis diberbagai media massa tentang telaah dan opini sebagai bagian dari keterlibatan secara aktif ketika sebagai mahasiswa Magister PLS UPR.

Bahkan, Heru telah menerbitkan satu buku tentang pemberdayaan masyarakat yaitu “Mengapa Harus Menjadi Relawan Kemanusiaan?” yang telah terdaftar di ISBN dengan pengantar Almarhum Dr. Wahyu Setiawan, M.Pd selaku Ketua Program Studi Magister PLS UPR pada tahun 2021.

Pada kesempatan tersebut, Heru Sabtu (23/4) kepada awak medis menyampaikan rasa syukur kehadirat Allah SWT dan berterima kasih kepada kedua orang tua, keluarga, rekan kolega dan sahabat semua yang turut membantu dan mendo’akan. Penghargaan juga disampaikan kepada rekan-rekan media, yang selama ini memberi dukungan kepadanya.

“Jasa baik, luar biasa” tutup Heru mantan anggota DPRD Kalteng dan juga mantan aktivis HMI dalam bincang-bincangnya. (GK/Sutran/Samad)

Berita Lainnya

Leave a Comment