Muhammad Hanafi Raih Gelar Sarjana Hukum Melalui Publikasi Ilmiah Sinta 3

PALANGKA RAYA, gemakalteng.co.id – Muhammad Hanafi menutup perjalanan pendidikan sarjananya di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) dengan sederet prestasi di bidang akademik, kompetisi, dan penelitian. Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga, Fakultas Hukum angkatan 2022 sekaligus penerima beasiswa KIP-Kuliah itu resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.) dalam wisuda yang berlangsung di Swiss-Belhotel Palangka Raya, 12 Oktober 2026.
Keberhasilan Hanafi tidak hanya ditandai dengan kelulusan, tetapi juga perjalanan akademik yang diwarnai berbagai pencapaian, mulai dari kompetisi debat hukum tingkat provinsi hingga keterlibatan dalam penelitian nasional yang menghasilkan publikasi di jurnal internasional bereputasi.
Salah satu hal yang menandai kelulusannya adalah penggunaan jalur rekognisi tugas akhir berbasis publikasi ilmiah. Melalui mekanisme tersebut, Hanafi meraih gelar sarjana tanpa menjalani sidang skripsi konvensional. Publikasi yang menjadi dasar kelulusannya telah terbit di jurnal terakreditasi Sinta 3.
Kemampuan Hanafi dalam bidang hukum mulai terlihat sejak tahun pertama perkuliahan. Pada 2022, ia bersama M. Abid Albaqie berhasil meraih Juara 2 Lomba Debat Hukum tingkat mahasiswa se-Kalimantan Tengah yang diselenggarakan UIN Palangka Raya, yang saat itu masih bernama IAIN Palangka Raya.
Prestasi tersebut menjadi awal dari kiprahnya dalam kompetisi debat. Pada 2023, Hanafi kembali mengikuti ajang yang sama bersama Muhammad Zaid dan berhasil meraih Juara 3.
Pencapaian terbaiknya dalam kompetisi debat tingkat provinsi diraih pada 2024. Hanafi berhasil menjadi Juara 1 Lomba Debat Hukum tingkat mahasiswa se-Kalteng yang diselenggarakan Polda Kalteng. Keberhasilan itu mengantarkannya mewakili Kalimantan Tengah hingga babak semifinal tingkat regional.
Masih pada tahun yang sama, ia meraih Juara 2 Lomba Debat Hukum Fakultas Syariah UIN Palangka Raya. Prestasi akademiknya juga mengantarkannya terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) UMPR 2024.
Selain itu, Hanafi dipercaya mewakili kampus dalam dua kompetisi debat mahasiswa tingkat nasional, yakni National University Debating Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI).
Memasuki 2025, Hanafi memperluas kiprahnya dari kompetisi debat ke bidang penelitian dan penulisan ilmiah. Ia meraih Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) se-Kalteng di UIN Palangka Raya serta Juara 3 LKTI tingkat nasional di Universitas Palangka Raya (UPR).
Kemampuannya tidak hanya berkembang dalam bidang hukum dan karya ilmiah. Hanafi juga mencatatkan prestasi di bidang seni dengan meraih Juara 3 Baca Puisi dan Juara 2 Penulisan Puisi pada POSMAWA Kalteng.
Perhatian terhadap isu lingkungan dan masyarakat adat turut membawanya terlibat dalam Penelitian Nasional Dosen melalui hibah kompetitif Kemendiktisaintek 2025. Penelitian tersebut membahas perlindungan hutan adat berbasis teknologi citra Sentinel-2A.
Hasil penelitian itu berhasil menembus jurnal internasional bereputasi Scopus Q2. Capaian tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan akademik Hanafi, yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan melalui penelitian.
Keterlibatannya dalam kegiatan penelitian berlanjut pada 2026 melalui hibah penelitian Kemendiktisaintek. Pada tahun yang sama, Hanafi juga mengikuti Pelatihan Paralegal Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalteng.
Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Hanafi selama menempuh pendidikan di UMPR. Dari kompetisi debat hukum hingga penelitian yang menghasilkan publikasi internasional, ia mengembangkan pengalaman akademik melalui beragam bidang.
Sebagai mahasiswa penerima KIP-Kuliah, Hanafi menuntaskan studinya di Program Studi Hukum Keluarga, Fakultas Hukum UMPR dengan rekam jejak prestasi yang mencakup kompetisi, karya ilmiah, penelitian, dan kegiatan pengembangan kapasitas.
Wisuda pada 12 Oktober 2026 di Swiss-Belhotel Palangka Raya pun menjadi penanda berakhirnya masa studi sarjana sekaligus pencapaian gelar Sarjana Hukum (S.H.) melalui jalur rekognisi tugas akhir berbasis publikasi ilmiah.
Perjalanan akademik Muhammad Hanafi menunjukkan rangkaian capaian selama masa kuliah yang turut membawa nama Universitas Muhammadiyah Palangka Raya ke berbagai ajang kompetisi dan publikasi ilmiah bereputasi. (Junai)




