Pj Bupati Pimpin Upacara Peringatan Harjad ke-22 Kabupaten Murung Raya

Puruk Cahu, gemakalteng.co.id – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Murung Raya, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Mura, Kamis (1/8/2024).
Bertindak selaku pemimpin upacara Pj Bupati Mura Hermon. Upacara peringatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Prov Kalteng H Nuryakin didampingi istri Anitha Nuryakin, unsur Forkopimda Kabupaten Mura, Anggota DPR RI Dapil Kalteng Willy M Yoseph, Bupati periode 2013–2018 dan 2018–2023 Perdie M. Yoseph, Wakil Bupati periode 2018-2023 Rejikinoor, Wakil Ketua DPRD Murung Raya, Rahmanto Muhidin, Ketua Komisi II Heriyus, para Anggota DPRD serta Kepala Perangkat Daerah Lingkup Prov Kalteng.
Dalam sambutannya, Hermon mengatakan bahwa dengan bertambahnya usia pada hari ini, diharapkan Kabupaten Mura terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik dan pembangunan, demi mewujudkan masyarakat Mura yang makin sejahtera dan bermartabat menyongsong Murung Raya Emas 2030.
“Saya berpesan, capaian yang telah diraih selama ini agar dipertahankan dan bahkan terus ditingkatkan. Di sisi lain, berbagai kekurangan atau permasalahan yang masih dihadapi harus segera dievaluasi dan diperbaiki, demi memacu pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Murung Raya,” ucap Hermon.
Lebih lanjut dijelaskan, Peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Mura tahun 2024 ini mengusung tema “Menuju Murung Raya Maju, Sejahtera, Mandiri dan Pilkada Yang Demokratis”.
“Tema ini menyiratkan semangat dan harapan kita ke depan untuk bergerak maju menciptakan kemakmuran dan kemandirian dengan cara memperkuat kekompakan dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Murung Raya EMAS (Elok, Mandiri, Aman, dan Sejahtera) serta menciptakan Pilkada yang demokratis dengan menganut prinsip Pemilu yang bebas, terbuka, adil, jujur dan kompetitif,” imbuhnya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Murung Raya ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Launching “Mura Chocolate”, yang merupakan produk coklat dengan bahan baku biji kakao dari wilayah Kabupaten Mura.
“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah mendorong masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman yang dapat menghasilkan bahan baku biji kakao, sehingga dapat diolah menjadi coklat,” tukasnya. (Hlm)