Perahu Nelayan Sijura Ditemukan, Korban Masih Hilang

Perahu Nelayan Sijura Ditemukan, Korban Masih Hilang

SAMPIT, gemakalteng.co.id Perahu Bahrudin (30) alias Da’o, nelayan kampung Palingkau, Desa Sei Ijum Raya (Sijura) Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS) Samuda, Kotim akhirnya ditemukan di sekitar pantai Pegatan, Kabupaten Katingan, Selasa (9/4/2024) sore.

Namun Da’o, nelayan asal RT 06/RW 2 Sijura yang melaut sejak Minggu (7/4/2024) lalu dan dilaporkan hilang sejak Selasa (9/4/2024), hingga kini masih dalam pencarian. Baik pihak keluarga, kelompok nelayan setempa, petugas Pos AL Samuda, petugas Pos AL Pegatan, Basarnas serta polsek setempat masih menyisir sekitar pertama kali ditemukan perahu nelayan tersebut.

“Penemuan perahu korban pada Selasa sore kisaran pukul 16.00 tak jauh dari laut Pantai Pegatan, Kabupaten Katingan,” ujar Anang Salam warga kampung Palingkau Sijura ketika dihubungi via ponselnya, Kamis (11/4/2024).

Dikatakannya, perahu ditemukan dilaut pantai sebelah baratnya Kecamatan Pegatan, kemudian dilakukan penyisiran bersama pihak petugas terkait disana.

“Pencarian korban hilang yang dibantu Pos AL Samuda bersama Pos AL Pegatan, Basarnas serta Polsek setempat masih terus dilakukan,” terangnya.

Sementara kondisi perahu saat ditemukan dalam kondisi baik dan bagus, begitu juga dengan peralatan serta barang-barangnya masih lengkap didalam lambung kelotoknya. Saat ini perahu sudah dibawa pihak keluarga korban ke Palingkau.

Menurut Anang, memang pada Senin ( 8/4/2024) waktu itu cuaca yang tadinya cerah berubah memburuk. Kemungkinan korban terjatuh karena jaring atau renggenya saat perahunya itu ditemukan masih dibadan kelotok.

“Barang-barang korban Da’o didalam kelotoknya tidak hilang, ada alat tangkap seperti jaring, boks ikan, basket, jirigen tempat minyak, hp, baju renang, hingga ransum persediaan bekal buat makan dan minum masih ada. Hanya orangnya belum ditemukan,” ujarnya dengan nada sedih. (mar)

Bagikan Berita

You cannot copy content of this page