Inspektorat Daerah Prov Kalteng Kirimkan Lima Orang APIP Ikuti Diklat Pemeriksaan Investigatif

Yogyakarta, gemakalteng.co.id – Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah mengirimkan 5 (lima) orang Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk mengikuti Diklat Pemeriksaan Investigatif Batch 2 di Balai Diklat PKN BPK-RI, Yogyakarta, pada tanggal 4 – 8 Maret 2024.
Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia APIP di Inspektorat, terutama dalam melaksanakan tugas pemeriksaan investigatif dan Penghitungan Kerugian Keuangan Negara/Daerah (PKKN).
Dalam sambutannya, Senin (4/3/2024), Kepala Balai Diklat PKN BPK-RI Yogyakarta yang diwakili oleh Manajemen Balai Diklat Kholik menyampaikan bahwa sebagai Strategi dan Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN), Balai Diklat PKN BPK RI Yogyakarta senantiasa berusaha membangun sinergi yang baik dengan pemangku kepentingan (stakeholders) melalui penyelenggaraan pendidikan dan bagi APIP Internal BPK RI maupun APIP eksternal guna pengembangan kompetensi pengawasan sesuai kebutuhan entitasnya.
“Pengembangan SDM APIP ialah kunci utama dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan peran balai diklat sebagai pusat pelatihan bertanggung jawab mendukung pemerintah dalam upaya pengembangan SDM yang berkualitas dan professional,” ucapnya.
Pada kunjungannya ke Balai Diklat PKN BPK-RI di Yogyakarta, Inspektur Daerah Prov. Kalteng Saring menyampaikan bahwa dengan keikutsertaaan APIP Inspektorat Daerah Prov. Kalteng pada Diklat Audit Investigatif ini selain dapat meningkatkan kompetensinya, diharapkan juga mampu memberikan kontribusi signifikan dalam melaksanakan audit investigatif serta Penghitungan Kerugian Keuangan Negara/Daerah (PKKN).
“Kegiatan diklat ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat sistem pengawasan dan pengelolaan keuangan daerah, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan pemerintah pada umumnya, serta nantinya APIP semakin siap secara kompetensi untuk menghadapi tugas-tugas di lapangan,” pungkasnya. (Red)




